Diklat Pemberdayaan Masyarakat BST Niaga (BST, SAT, AFF)

cerita saya ketika ikut Diklat Pemberdayaan Masyarakat BST Niaga beberapa waktu yang lalu

HATIM.WEB.ID - Dari dulu saya memang sudah hobi ikut pelatihan ataupun sosialisasi. Waktu SMA, saya pernah ikut pelatihan kepemimpinan 4 hari di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru dan 2 hari di Hotel Comfort Dumai. Untuk sosialisasi, ada banyak sekali yang saya ikuti. Salah satunya adalah sosialisasi tentang pajak di Hotel Horison Bengkalis (kalau tak salah).

Bagi saya, ikut pelatihan atau sosialisasi ini memiliki banyak sekali keuntungan. Beberapa di antaranya adalah :
  • Sertifikat
Salah satu bukti kita pernah ikut pelatihan atau sosialisasi adalah sertifikat. Sertifikat ini bisa kita lampirkan ketika melamar pekerjaan. Lumayan untuk mendapatkan nilai plus.
  • Ilmu
Ini yang paling penting. Pelatihan atau sosialisasi bisa menambah ilmu pengetahuan. Misalnya sosialisasi tentang pajak. Kita yang tidak tahu apa-apa soal pajak, menjadi lebih mengerti. Sehingga bisa ikut berkontribusi dalam  pembangunan dengan cara taat pajak.
  • Uang Saku
Ini yang paling saya suka ketika mengikuti pelatihan. Yakni uang saku. Semakin jauh pelatihannya, semakin besar uang sakunya.
Selain itu, kalau tempat pelatihan nya jauh kita bisa jalan-jalan setelah selesai pelatihan. Lumayan bisa melihat pemandangan di tempat orang lain.
  • Teman Baru
Dari pelatihan atau sosialisasi kita bisa berkenalan dengan orang baru. Hal ini bisa membuat lingkaran pertemanan kita menjadi luas. Lumayan untuk bertukar informasi. Mana tahu nanti ada peluang pekerjaan atau apa. Kan bisa saling kabar-kabari.

Diklat BST Niaga

Nah, setelah cukup lama tidak mengikuti pelatihan, akhirnya saya kembali mengikuti pelatihan atau diklat BST Niaga dari tanggal 20 Februari s/d 5 Maret 2023. Diklat ini di adakan oleh KSOP Bengkalis yang bekerja sama dengan STIP Jakarta.

Awalnya saya tidak ada niat mengikuti diklat ini. Sebab takut bentrok dengan pekerjaan. Tapi setelah saya cari tahu jadwal dan waktu pelaksanaannya, saya memutuskan untuk ikut.

Ada beberapa pertimbangan saya mengikuti diklat BST Niaga ini. Beberapa di antaranya :
  • 3 Sertifikat Gratis
Yang mengikuti diklat BST Niaga selama 2 minggu ini nanti akan mendapatkan 3 sertifikat secara gratis yakni BST, SAT dan AFF.

Sertifikat BST Niaga ini berlaku internasional. Biaya untuk mendapatkannya kalau mengikuti pelatihan di Jakarta atau Semarang harganya lebih kurang Rp. 1.550.000; untuk 1 sertifikat.

Belum lagi biaya transportasi, konsumsi dan penginapan. Kalau saya hitung-hitung kasar, paling tidak kita bisa menghabiskan 10 juta untuk mendapat 3 sertifikat tersebut.

FYI, sertifikat BST ini adalah sertikat dasar yang harus kamu miliki kalau ingin mengurus buku pelaut atau bekerja di atas kapal. 

  • Ilmu

Yang menjadi pengajar di Diklat BST Niaga ini sebagian besar berasal dari STIP Jakarta. Mereka adalah orang-orang yang telah belasan tahun bekerja di atas kapal.

Dari mereka kita bisa mendapatkan banyak ilmu pengetahuan. Apalagi seputar kecelakaan di atas kapal.

Jika terjadi kecelakaan di atas kapal seperti kebakaran misalnya. Apa saja hal pertama yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan diri. Nah, di diklat ini akan di ajarkan semua itu.

  • Teman Baru
Di diklat ini saya banyak mendapatkan teman baru. Ada juga orang yang sudah lama saya kenal tapi jarang ketemu.

Di dunia yang serba maju seperti sekarang ini, lingkaran pertemanan yang luas itu perlu. Membangun koneksi itu harus. Sebab akan susah kalau cuma mengandalkan diri kita sendiri.

Jadi memiliki teman yang banyak itu anugerah. Apalagi teman-teman yang bisa kita andalkan di saat susah. Yang penting pintar-pintar membawa diri.

  • Uang Saku
Diklat BST Niaga gelombang pertama kemaren, saat mengambil sertifikat, peserta diklat diberi uang saku sebesar Rp. 700.000;

Uang segitu lebih dari cukup untuk menutupi uang bensin yang kita  keluarkan selama mengikuti diklat.

Untuk konsumsi sendiri, Alhamdulillah sudah di sediakan sama panitia. Di tambah snack saat coffe break pukul 10:00 dan pukul 15:00 WIB.

Bukan cuma itu doang. Kita juga di kasih map berisi 5 buku panduan, 1 buku tulis dan 1 pena untuk mencatat materi yang di ajarkan dosen dari STIP Jakarta. Kemudian masih di tambah 1 helai baju kaos STIP dan 1 Wearpack STIP untuk baju praktek.

Dengan banyaknya yang kita dapatkan dari diklat BST Niaga ini, saya rasa sangat rugi apabila tidak kita manfaatkan dengan baik. Apalagi semua itu bisa kita dapatkan secara gratis. Jadi, kalau nanti ada diklat BST Niaga lagi, silahkan teman-teman yang lain untuk ikutan.

LihatTutupKomentar
Cancel

Silahkan tinggalkan komentar terkait tulisan di atas. Gunakan bahasa yang baik dan sopan. Terima kasih!