Sadar atau tidak, Blogger yang aktif sekarang ini jumlahnya sudah sangat sedikit. Beda dengan tahun 2012 s/d 2018 yang lalu, dimana Blogger tumbuh seperti jamur di musim hujan.
Saya yang mengenal blog sejak tahun 2009 yang lalu, merasa ini hanyalah fenomena biasa. Sebab saya yakin setiap platform ada masanya dan setiap masa ada platform nya. Sekarang masa kejayaannya platform video pendek seperti TikTok dan Snack Video.
Tapi Blogger tetaplah salah satu platform yang menurut saya cukup bagus. Minimal untuk menampung tulisan "apa adanya". Platform sosial media seperti Facebook memang bisa melakukan hal yang sama. Tapi memiliki beberapa kelemahan yang menurut saya cukup mengganggu. Misalnya di bagian kontrol.
Di Facebook, kita harus menulis dengan "sempurna". Tidak boleh ada yang namanya kesalahan sedikitpun. Kalau tidak, siap-siaplah kita bakal di bully di kotak komentar. Sudah tahukan betapa kejamnya jari netizen ketika menghujat? Dan kita nggak bisa mengontrol semua itu. Sebab pada dasarnya kita cuma numpang di Facebook.
Beda dengan blog. Blog kita, kita sendiri yang kontrol. Kalau ada komentar yang meresahkan, tinggal kita hapus. Kalau sudah ditahap bikin kita setres, tinggal kita tutup saja kotak komentarnya. Di blog kita bisa menulis apa saja. Kita nggak di tuntut untuk tampil sempurna. Menulis yang didalamnya terdapat banyak typo juga bisa. Intinya di blog kita bisa menjadi diri kita sendiri apa adanya.
Itu sebabnya saya masih betah menggunakan blogger. Terhitung sejak tahun 2009 yang lalu, sudah banyak blog yang saya buat. Sebagian blog ada yang saya hapus dan sebagian lagi ada yang habis masa sewa domainnya. Sudah bolak balik saya hiatus kemudian comeback lagi. Itu yang membuat saya yakin bahwa menulis di blog adalah passion saya.
Singkat cerita, 5 Februari 2022 saya membuat blog hatim.web.id dan bertahan hingga sekarang. Walaupun cerita lahirnya blog hatim.web.id ini tidak sesederhana itu (
Baca: Perpanjangan Domain Ke-4)
Blog ini saya isi dengan tulisan berupa catatan ringan, opini hingga cerita sehari-hari. Tidak ada kategori khusus. Jika ingin menulis apapun, saya akan menggunakan blog ini sebagai wadahnya. Intinya blog ini akan menjadi lemari arsip yang bisa saya buka kapapun dimasa yang akan datang.
Saat mulai membuat blog ini, saya melihat perubahan yang cukup signifikan di dunia blogger. Blog tidak seramai dulu lagi. Itu sebab nya saya tidak terlalu berharap blog ini akan memiliki banyak pengunjung dan jumlah komentar. Bisa menuangkan uneg-uneg saja sudah lebih dari cukup buat saya.
Tapi Alhamdulillah nya blog ini masih memiliki pengunjung walaupun tidak banyak. Dalam satu hari bisa mendapatkan 100 s/d 200 pageviews pun sudah cukup membahagiakan. Apalagi ada beberapa kawan blogger yang menyempatkan untuk datang dan meninggalkan jejak berupa komentar.
Seperti yang teman-teman lihat di widget statistik, blog ini sudah dibuka lebih dari 50.000 kali. Di tengah dunia blogger yang semakin sepi, jumlah tersebut sudah cukup besar. Minimal bagi saya pribadi.
Jujur, walaupun angka kunjungan tidak menjadi target utama saya, tapi mengetahui blog ini masih ada yang membaca, benar-benar membuat saya bahagia. Mudah-mudahan kedepannya saya tetap konsisten menulis di blog ini.
Sampai kapan? Sampai nanti ketika saya tidak bisa menulis lagi.