Minimalis Isi Dompet

Jadi, sekitar 3 minggu yang lalu kartu ATM Bank Riau Kepri saya rusak. Setiap kali di masukkan ke mesin ATM, akan muncul pesan "Kartu tidak di kenali".

Awalnya saya fikir pin ATM nya yang salah. Tapi ketika saya masukkan ulang dan menekan pin dengan gerakan lambat, tetap saja muncul peringatan seperti di paragraf pertama tulisan ini. 

Sempat juga kefikiran bahwa mungkin mesin ATM nya yang rusak atau dalam proses maintenance. Tapi setelah pindah ke mesin ATM yang lain, pesan yang muncul masih tetap sama. 

Berulang kali saya cek di bagian kuningan yang mirip kartu Telkomsel tersebut. Bisa jadi tergores sehingga mesin ATM tidak bisa membaca chip dalam kuningan tersebut secara sempurna. 

Setelah berulang kali di coba tapi tetap saja tidak bisa. Saya menyimpulkan bahwa kartu ATM Bank Riau Kepri saya itu RUSAK. 
 
Minimalis Isi Dompet

Hari Selasa pagi nya saya langsung ke Bank Riau Kepri. Kepada satpam yang berjaga di depan pintu saya sebutkan apa keluhan yang saya alami. Pak satpam meminta saya menunjukkan kartu ATM kemudian bertanya apakah saya membawa KTP atau tidak?

Setelah saya bilang bahwa saya bawa KTP, pak satpam langsung mengambil kartu ATM saya dan menggosok-gosok menggunakan tisue.

Beliau mengatakan bahwa mungkin kuningan di bagian atas atau garis hitam di bagian bawah kartu kotor. Untuk itulah perlu di bersihkan terlebih dahulu. 

Setelah di bersihkan, pak satpam meminta saya coba kembali di mesin ATM yang kebetulan pagi itu sedang kosong. Ternyata pesan "Kartu tidak di kenali" masih ada. 

Langsung saja pak satpam meminta saya menuju loket 4 kalau tidak salah untuk meminta pergantian kartu baru. 

Dan benar saja, ternyata memang kartu ATM nya rusak. Kakak yang melayani pergantian kartu ATM tersebut bilang jangan menumpukkan kartu ATM dengan kartu lain di dalam dompet. Sebab akan rentan tergores sehingga kejadian yang saya alami hari ini bisa terjadi lagi di masa yang akan datang. 

Hanya butuh beberapa menit untuk saya memperoleh kartu ATM yang baru. Asyikkk 😁

Berkaca dari kejadian tersebut, sore nya saya langsung membuka dompet. Kemudian memilah-milah mana yang penting dan mana yang perlu di tinggalkan di rumah. Saya menyebut kejadian ini sebagai usaha meminimalis isi dompet.

Ada beberapa hal yang saya lakukan :

1. Menyimpan Kartu ATM
Hal pertama yang saya lakukan adalah mengambil kartu ATM kemudian memutuskan untuk menyimpan nya di rumah saja.

Ada 3 buah kartu ATM yang saya simpan. Yakni kartu ATM Bank Riau Kepri, Bank Mandiri dan Bank BNI. 

Jadi sekarang saya benar-benar tidak membawa kartu ATM sama sekali di dalam dompet. Selain menghindari kejadian kartu ATM rusak, saya fikir kartu ATM tersebut tidak guna-guna amat. Toh saya juga cuma bolak balik pergi kerja doang. Selama ada bensin dan motor service rutin, nggak ada kartu ATM di dompet bukanlah sebuah masalah. 

2. Mempertahankan SIM, STNK dan KTP
Ketiga benda ini adalah benda yang sangat penting sehingga wajib berada di dalam dompet. SIM dan STNK sebagai syarat mutlak jika ingin membawa motor. Nanti kalau ada razia gampang. 

Sedangkan KTP penting untuk berbagai urusan yang menyangkut data pribadi. Kalau cuma butuh NIK doang, saya hafal di luar kepala. Tapi terkadang ketika berurusan, bukan cuma NIK doang yang di minta tapi KTP secara keseluruhan.

3. Menyimpan Kartu Lain
Selain 3 buah kartu ATM, saya juga menyimpan kartu-kartu yang lainnya seperti 2 buah kartu BPJS (BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan), Kartu Vaksin dan Kartu NPWP.

Anjir, banyak juga kartu-kartu yang "tidak terlalu berguna" tapi selalu saya bawa kemana-mana 🤣

Setelah melakukan 3 hal di atas, dompet saya bukan cuma minimalis tapi juga lebih ringan ketika di bawa. Jadi sekarang saya mulai paham betapa berat beban yang di derita oleh dompet saya ketika harus membawa banyak kartu di dalamnya.

Pantas saja dompet saya nggak pernah gemuk sejak dari dulu 🤣

0 Response to "Minimalis Isi Dompet"

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar terkait tulisan di atas. Gunakan bahasa yang baik dan sopan. Terima kasih!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel